Ada kesalahan di dalam gadget ini

Rabu, 01 Juni 2011

PENGANGGARAN BANK SYARIAH

MUQODDIMAH
Aspek manajemen dana dlm penganggaran di bank syariah merup hal yg sangat krusial ;
Perlu prediksi + antisipasi thd kemungkinan 2 yg terjadi pd dana ;
Perlu penganggaran yg cermat (funding + lending/financing);
Dana funding tdk terdistribusikan sec proporsional;
Dana lending/financing, tdk memperhatikan dana dana funding;

Konsep Dasar Budgeting
Budgeting : rencana yg disusun sec sistematis, meliputi seluruh kegiatan bank yg dinyatakan dlm unit moneter yg berlaku utk pereode tertentu di masa mendatang;
Merup pendekatan formal + sistematis mengenai financial institusi sbg aktualisasi rasa tanggung jawab manajemen dlm bentuk planning, koordinasi + pengawasan;
Terkait dg manaj keuangan, khususnya waktu realisasi dana;
Rencana keuangan merup interpretasi dr program kerja BS ke dlm target financial yg ingin dicapai dlm kurun waktu tertentu (1 tahun, 6 bln, 3 bln);

Summary dr budgeting :
Merup penyusunan rencana kerja;
Penentuan rencana kerja dilakukan melalui sistematika + logika yg dpt dipertanggungjawabkan;
Rencana kerja hrs serasi;
Dlm penyusunan renja, perlu keterlibatan semua pihak yg bersifat akuntabel;
Dlm mengelola + upaya tercapainya rencana, perlu adanya anggaran;
Fungsi anggaran : sbg tolok ukur keberhasilan renja + alat evaluasi;
Merup alat control + pengendali lembaga;

Manfaat Budgeting
Sbg stimulus thd pertimbangan basic policy of management;
Adanya polarisasi pembagian tanggung jawab yg jelas;
Mendorong anggota utk ikut dlm penetapan tujuan;
Mendorong semua pihak utk membuat rencana, sesuai dg tupoksinya;
Mendorong manajemen utk merealisasikan thd apa yg direncanakan;
Mendorong memakai data keuangan sebelumnya;
Mengharuskan akan pemakaian tenaga kerja, fasilitas, & capital se-ekonomis mungkin;
Berpengaruh thd akurasi waktu + pertimbangan yg cermat;
Menunjukkan efisiensi/kekurangan dr institusi;
Mendorong thd analisis intern usaha sec pereodik;
Mengecek thd kemajuan tujuan proker;
Membantu dlm memperoleh dana dr DPK.

Prinsip dasar Perencanaan
Sesuai kemampuan/realistis :
Berpijak pd kemampuan + pengalaman;
Sasaran tdk terlalu tinggi + rendah;
Diformulasikan dg khas, jelas, & spesifik;
Hasilnya Dapat diukur sec kuantitatif;
Ada nya waktu yg jelas.
Pembatasan Budgeting
Didasarkan pd estimasi/taksiran;
Disesuaikan dg perkembangan situasi + kondisi (asbabun nuzul/asbabul wurud);
Merupakan alat bantu thd pelaksanaan, pengawasan (controlling), evaluasi;
Dlm realisasi budgeting, perlu usaha + kerja keras.
Sumber Badgeting
Laporan keuangan tahun lalu;
Data riset pasar ttg potensi funding + financing;
Permohonan financing yg akan direalisasikan utk pereode yg akan datang;
Rancana angsuran pembiayaan;
Rencana pengeluaran biaya pereode berikutnya;
Policy Bank syariah;
Asumsi 2 dlm penetapan cash in + cash out;

Alat Bantu Budgeting
Menggunakan cash flow (aliran kas);
Cash flow : format keuangan yg mengilustrasikan target 2 mengenai mengalirnya dana masuk (cash in), dana keluar (cash out), & saldo kas pd pereode tertentu;
Example :
PT. Maju Jaya, sebuah perusahaan yg menggeluti bidang mebeler, memiliki sistem penjualan + pembelian dg sistem tunai. Income statemen per tahunnya adalah sbb:
Penjualan bersih : Rp. 1.000.000.000,-
Harga pokok penjualan : Rp. 800.000.000,- _
Laba Kotor : Rp. 200.000.000,-

Biaya operasional :
Gaji : Rp. 50.000.000,-
Lain-lain : Rp. 40.000.000,-
Depresiasi : Rp. 20.000.000,- +
Rp. 110.000.000,- _
Laba bersih operasional : Rp. 90.000.000,-
Pajak penghasilan (Pph) 30 % : Rp. 30.000.000,- _
Laba bersih setelah pajak : Rp. 60.000.000,-
NB :
dlm kalkulasi cash flow, biaya depresiasi tdk diperhitungkan, sbb merup biaya non kas;
Penyusunan cash flow, dpt dilakukan sec pereodik (interval/berkala), (per tahun, per bulan / per hari);
Semakin pendek interval yg dipakai, akan berpengaruh thd tingkat akurasi yg lebih tinggi;
Dlm dunia perbankan, biasanya menggunakan interval bulanan/tahunan.

Format Cash Flow
Bentuk bervariasi, tergantung masing 2 perusahaan;
Sec umum, mencakup beberapa komponen :
a)Beginning cash balance (saldo awal kas) : jumlah tunai kas yg dimiliki
perusahaan di awal periode;
b)Cash inflow (kas masuk/penerimaan kas) :
Aliran kas yg diterima perusahaan selama waktu tertentu, sesuai dg interval perhitungan(tiap hari, perbulan, triwulan, pertahun);
Cash flow : uang tunai yg diterima perusahaan;
Komponen 2 cash flow :
Piutang dagang yg tertagih (account recievable collected) : piutang dagang yg dibayar pelanggan sehubungan dg penjualan kredit yg dilakukan perusahaan;
Profit income (pendapatan bagi hasil) atas simpanan di bank (jasa giro, bagi hasil deposito, bagi hasil dr pelanggan yg terlambat membayar piutang dagang yg telah jatuh tempo, dll).
Restitusi PPn (pajak pertambahan nilai) utk eksporter yg menggunakan bahan baku dr dlm negeri;
Pengembalian kelebihan PPh (pajak penghasilan) yg telah dibayar;
Penerimaan uang tunai, dr penjualan aktiva tetap oleh perusahaan;
Injeksi dana segar dr pemegang saham;

c)Total Cash available(total kas yg tersedia)
Penjumlahan saldo awal kas dg penerimaan tunai;
Digunakan utk membayar seluruh kewajiban tunai perusahaan;
d)Cash out flow (kas keluar)
Merup aliran pembayaran kas tunai oleh perusahaan;
Kompenen cash out flow :
Account payable paid (pembayaran utang dagang) :pembayarn utang dagang yg telah jatuh tempo atas pemblian sec kredit oleh perusahaan;
Margin expense ( biaya margin) akibat pemakaian dana pinjaman ( pinjaman bank, leasing, dll);
Labour cost ( upah buruh), spt utk industri manufactur ;
Biaya operasional tunai (gaji, bonus karyawan, biaya utilitas (listrk, air, telp), biaya asuransi, perjalanan, dll);
Utang PPh yg msh hrs dibayar;
Biaya 2 kredit (administrasi krdit, dll);
Pembelian aktiva tetap (capital expenditure), spt ; pembeian mesin, peralatan, tanah, bangunan, dll);
Pembayaran dividen tunai (cash dividend);
Pembayaran angsuran pokok utang (principle repayment);

e) surplus/defisit kas (net cash surplus/defisit)
Selisih antara total kas dg cash out flow;
Indikasi perusahaan yg memiliki kas surplus yg cukup besar :
Kemampuan membayar angsuran pokok pinjaman msh cukup besar;
Bila perusahaan memiliki pinjaman jangka pendek, pinjaman tsb dpt terlunasi;
Indikasi kas mengalami defisit :
Angsuran pokok pinjaman terlalu besar;
Perusahaan membutuhkan tambahan pinjaman yg lbh panjang utk menutupi kekurangan kas tsb;
f)saldo kas minimum (minimum cash balance)
Sejumlah uang tunai yg menegndap di perusahaan (mis utk kas kecil, dll);
g)Kebutuhan dana tambahan (additional financial needs)
Sejumlah dana yg dibutuhkan utk menutup kas;
Tergantung pd besarnya saldo kas minimum + kondisi kas perusahaan .
h)Saldo kas akhir (ending cash balance)
Deskripsi alur cash flow

No
Jenis transaksi
Rumus
1
Beginning cash balance
Cash inflow
A
B
2
Total cash available
Cash out flow
C (A – B)
D
3
Net cash surplus
E (C – D)
4
Minimum cash balance
Additional financial need
F
G
5
Ending cash balance
H (F + G)


Cara Menentukan Jumlah kebutuhan Dana
Cash flow projection (proyeksi aliran dana) berfungsi : ut menentukan jumlah dana dr debitur;
Example : analisis keuangan PT. Maju Jaya, dg tansaksi sbb :
Sirkulasi piutang dagang = 3 bulan
Sirkulasi utang dagang = 2 bulan
Total Penjualan th 2001 = 187.20
Harga pokok penjualan = 80 % dr penjualan
Biaya operasional = 5 % dr penjualan

Beberapa Pendekatan dalam Menyusun Anggaran
Dlm penyusunan anggaran : perlu pendekatan yg akurat sesuai dg situasi + kondisi;
beberapa pendekatan (approuch) :
Buttom up budgeting
Pendekatan dlm penyusunan anggaran yg di mulai dr tingkat terendah, sbg dasar penyusunan anggaran di tingkat atasnya;
Anggaran dr seluruh tingkat digabung menjadi angaran sec keseluruhan;
Top Down budgeting
Pendekatan penyusunan anggaran yg dimulai dr tingkat yg di atas, dg menentukan target bagi tingkat di bawahnya;
Kurang memberikan motivasi bbagi pelaksanaan dlm mencapai target;
Incremantal budgeting
Pendekatan penyusunan anggaran dg mendasarkan pd anggaran tahun lalu, kemudian dilakukan penyesuaian perubahan yg diperlukan;
Fixed Budgeting
Pendekatan dlm penyusunan anggaran yg dibuat tetap utk seluruh tingkat aktifitas ;
Ada tendensi menyesatkan dlm evaluasi;
Sbb ada kemungkinan membandingkan realisasi anggaran dg rencana anggaran pd tingkat aktifitas yg berbeda;
Flexible Budgeting
Pendekatan dlm penyusunan anggaran dg menyusun anggaran yg berbeda-beda utk tiap aktifitas;
Dlm hal evaluasi : informasi yg diperoleh lbh valid;
Dg cara : membandingkan antara realisasi dg dg rencana anggaran pd tingkat aktifitas yg sama;

Beberapa Teknik dlm Penyusunan Anggaran di bank Syariah
Equlibrium approuch
Penyusunan estimasi terget yg didasarkan pd potensi pasar utk masing-masing produk + jasa;
Harapan : bisa memperoleh balancing antara target dg potensi pasar;
Dpt digunakan dg baik : bila diperoleh informasi yg jelas mengenai potensi pasar atas setiap produk serta info kapasitas kompetitor;
Regulation approuch
Sbg lembaga keuangan, bank syariah perlu menjaga kondisi keuangannya;
Anggaran dpt disusun berdasarkan patokan tertentu utk memenuhi kesehatan bank;
Misal : capital adequacy ratio (CAR), maksimum legal lending limit, financing to deposit ratio.
Statistical approuch
Pendekatan yg diterapkan bila tdk ada perubahan 2 yg bergejolak + cukup baru;
Bersifat incremental, dlm arti berdasarkan kinerja, kapasitas, / peristiwa yg lalu utk memproyeksikan kondisi yg akan datang;
Pendekatan ini berupaya memprediksikan tren yg akan datang, dg berdasar pd data tahun lalu;
Relationship approuch
Pendekatan yg dilakukan dg melalui pengamatan;
Fungsinya : utk mengetahui kebutuhan nasabah;
Break even point (BEP) approuch
Pendekatan yg diterapkan dg mempertimbangkan cost profit volume analysis;
Berfungsi : utk menentukan volume penjualan agar memperoleh laba;
Rumus :

Beban Tetap
BEP =
Beban variabel
1-
Penjualan

Penyusunan Anggaran
Bank syariah
Dlm menyusun anggaran, perlu memperhatikan sumber 2 dana;
Perlu memperhatikan faktor 2 yg mempengaruhi kebutuhan dana (kualitas manajemen, kualitas aset, tingkat likuiditas, sistem prosedur yg dimiliki, besar cadangan yg diperlukan, sumber dana yg dipilih, jangka waktu perolehan dana).

Siklus Penyusunan bank syariah

Perencanaan Dana

Pemilihan Komposisi

Mekanisme Penciptaan Dana

Penyusunan Anggaran

Dlm menyusun anggaran BS, perlu memperhatikan faktor 2 yg mempengaruhi volume penyaluran dana;
Ada 2 faktor :
Internal : segmen pasar, posisi keuangan, sumber dana, kualitas aktiva produktif, sarana yg dimiliki;
Eksternal : persaingan antar bank, perkembangan ekonomi, kondisi sosial politik, karakteristik usaha nasabah.
Penyusunan anggaran BS, sangat tergantung pd aspek 2 dana dlm BS,a.n:
Anggaran dana :
Anggaran penerimaan dana;
Anggaran penyaluran dana;
Anggaran dana ZIS;
Anggaran keuangan :
anggaran hasil usaha;
anggaran neraca;
Anggaran arus kas;
Anggaran dlm rasio keuangan
Dlm penyusunan anggaran, perlu adanya evaluasi;
Ada beberapa teknis :
analisis varian : suatu analisis dg cara menelaah perbedaan yg terjadi antara pelaksanaan anggaran dg perencanaan;
Analisis kualitatif : analisis yg berfungsi utk mengetahui apakah selisih yg terjadi antara pelaksanaan anggaran dg rencana anggaran merup selisish yg menguntungkan/tdk;
Analisis kuantitatif :digunakan utk mengevaluasi pelaksanaan anggaran sec lbh tajam, tdk sekedar berapa selisih yg menguntungkan + tdk;
berfungsi utk merinci berapa nilai kuantitatif selisih tsb;
Utk mengetahui faktor penyebab terjadinya selisih
Analisis ratio keuangan : utk mengevaluasi rasio keuangan yg dianggarkan dibandingkan dg rasio keuangan yg direalisasikan bank syariah;
berfungsi : utk memperoleh gambaran sec umum kondisi bank.


SISTEM OPERASIONAL INTERNAL BANK SYARIAH

MUQODDIMAH
Ada 2 jenis bank syariah :
Bank umum syariah
Bank perkreditan rakyat syariah
Masing-2 punya sistem operasional sendiri
Dlm hal mekanisme kerja, ada beberapa persamaan;

Struktur organisasi bank umum syariah & cabang syariah dari bank konvensional
Sec struktural terdiri dari :
a)RUPS
b)Dewan Komisaris
c)DPS
d)Dewan Direksi
Direktur Utama
direktur
e)Kepala Bidang Opersaional
Kepala bagian layanan :
Teller;
Bagian Tabungan;
Bagian Dposito;
Service Assistence
Kepala bagian sistem informasi manajemen :
Pembukuan
f)Kepala bagian Marketing :
Account officer
Mobilisasi dana
Bagian support pembiiayaan;
Bagian administrasi pembiayaan.
g)Kepala bagian umum :
Sekretariat;
Perbekalan + perlengkapan;
Bagian pengawasan personalia;
Satpam;

Mekanisme Kerja
Pihak Direksi berkewajiban membuat laporan pertanggungjawaban + program kerja yg diwujudkan dg pembuatan kebijakan & operasionalisasi;
Dlm operasional BS, ada 2 pengawasan :
a)Pengawasan internal : dewan komisaris, DPS, & direksi;
b)Pengawasan eksternal : BI

Sistem Opersional BS
Membicarakan ttg bagaimana kerja + optimalisasi masing 2 bagian;
Perlu job descriptions + job specifications;
1.Dewan Pengawas Syariah
Terdiri dr 3 org / lebih yg ahli dlm hukum Islam, dipimpin oleh Ketua;
Berfungsi : memberikan fatwa agama terkait dg produk BS;
Bersama dewan komisaris, mengawasi operasional BS;
Fatwa agama dr hasil musyawarah DPS, disampaikan sec tertulis kpd direksi.
2.Dewan Komisaris
Sec struktural, teridiri dr 3 org/lbh, dipimpin oleh komisaris utama;
Tugasnya : mengadakan pengawasan intern BS + mengarahkan pelaksanaan yg dijalankan direksi, agar mengikuti kebijaksanaan perseroan;
Tugas & Tanggung Jawab :
Mempertimbangkan, menyempurnakan + mewakili para pemegang saham dlm memutuskan formulasi kebijakan yg diusulkan direksi;
Menyelenggarakan RUPS dlm hal pembebasan tgs + kwajiban direksi;
Mempertimbangkan + menyetujui rancangan kerja tahun buku baru yg diusulkan direksi;
Mempertimbangkan + memutuskan permohonan pembiayaan yg jumlahnya melebihi maksimum;
Memberikan penilaian atas neraca + perhitungan R/L tahunan, serta laporan 2 berkala lainnya yg diajukan direksi;
Memberikan persetujuan pengikatan perseroan sbg penanggung (borg/avalis), penggadain serta penjualan baik utk brg bergeral maupun tdk bergerak milik perseroan;
Menyetujui/menolak pinjaman yg diajukan para anggota direksi;
Menyetujui semua hal yg menyangkut perubahan modal + pembagian laba;
Menandatangani surat-surat saham yg diberi no urut sesuai dg yg diberikan dlm anggaran dasar perseroan;
Menyetujuai pembagian tgs + kwajiban antara anggota direksi.
3.Direksi
a)Terdiri dr seorg direktur utama + seorg/lbh direktur;
Tugas : memimpin + menawasi kegiatan BS sehari-hari sesuai dg kebijakan yg disetujui dewan komisaris dlm RUPS;
b)Tugas + tanggung Jawab :
Merumuskan dan mengusulkan kebijaksanaan umum Bank Syari’ah untuk masa yang akan datang yang disetujui oleh Dewan Komisaris serta disyahkan dalam RUPS, agar tercapai tujuan serta konstinuitas operasional perusahaan.
Menyusun dan mengusulkan Rencana Anggaran Perusahaan dan Rencana Kerja untuk tahun buku yang baru disetujui oleh Dewan Komisaris.
Mengajukan Neraca dan Laporan Rugi-Laba tahunan serta laporan-laporan berkala lainnya kepada Dewan Komisaris untuk mendapatkan penilaiannya.
Turut menandatangani Surat-surat Saham yang telah diberi nomor urut sesuai dengan ketentuan di dalam Anggaran Dasar Perusahaan.
Menyetujui pemindahtanganan saham-saham kepada pembeli baru yang ditunjuk dan dipilih oleh pemegang saham lama, setelah mengikuti prosedur yang ditetapkan dalam Anggaran Dasar tentang pemindahtanganan saham-saham tersebut.
Bertanggung jawab atas pengeluaran duplikat surat saham, tanda penerimaan keuntungan serta mengumumkan di surat kabar resmi yang terbit di tempat kedudukan perseroan. Mengundang para pemegang saham untuk menghadiri Rapat Pemegang Saham.
Mengajukan kepada Dewan Komisaris, jenis pelayanan baru yang dapat di berikan perseroan kepada masyarakat untuk disetujui.
Memberi persetujuan atas penggunaan formulir-formulir dan dokumen-dokumen lainnya dalam transaksi perseroan.
Menyetujui pinjaman yang diberikan kepada pegawai Bank Syari’ah.
Mengangkat pejabat-pejabat Bank Syari’ah yang akan diberi tanggung jawab mengawasi kegiatan perseroan.
Menyetujui besarnya gaji dan tunjangan lainnya yang harus dibayarkan kepada para pejabat dan pegawai perseroan.
Mengamankan harta kekayaan perseroan agar terlindung dari bahaya kebakaran, pencurian, perampokan, dan kerusakan.
c)Tugas + Tanggung jawab Direktur Utama
Mewakili Direksi atas nama perseroan.
Memimpin dan mengelola perseroan sehingga tercapai tujuan perseroan.
Bertanggung jawab terhadap operasional perseroan khususnya dalam hubungan dengan pihak ekstern perusahaan.
Bertanggung jawab kepada Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).
d) Tugas + Tanggung jawab Direktur
Mewakili Direktur Utama atas nama Direksi.
Membantu Direktur Utama dalam mengelola perseroan sehingga tercapai tujuan perseroan.
Bertanggung jawab terhadap operasiaonal perseroan, Khususnya dalam pihak intern perusahaan.
Bersama-sama Direktur Utama bertanggung jawab kepada Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).

4.Bidang Marketing
a)Fungsi :membantu direksi dlm menangani tugas 2 khusus, terkait dg bidang marketing + pembiayaan;
- sbg supervisi dg ketentuan / policy manajemen;
b)Tugas Pokok marketing
Melakukan koordinasi tugas marketing + pembiayaan dg unit di bawah supervisinya;
Melakukan monitoring, evaluasi, review + supervisi thd pelaksanaan tgs + fungsi marketing thd unit di bawah supervisinya;
Proaktif dlm menyampaikan pendapat, saran, opini thd direksi mengenai marketing + pembiayaan;
Menerima + melayani tamu sec aktif yg memerlukan pelayana jasa perbankan;
Memelihara + membina hub baik dg nasabah serta antar intern unit kerja yg ada di bawahnya;
Menyusun strategi planing dlm rangka penghimpunan sumber dana (funding) maupun financing sec efektif & terarah ;
Berkewajiban meningkatkan mutu layanan (service exellence) perbankan thd nasabah maupun calon nasabah;
Meningkatkatkan pengetahuan + ketrampilan utk meningkatkan tgs sehari-hari.
5.Bidang Operasional
a.Fungsi : membantu direksi dlm membantu tugas 2 bid operasional yg
mencakup aspek kuantitatif + kualitatif sec efektif & efisien;
- melaksanakan fungsi supervisi + pekerjaan lain seseuai dg policy manajemen;
b.Tugas Pokok :
Melaksanakan supervisi thd setiap layanan & pengamanan jasa perbankan dr setiap unit di bawahnya;
Melakukan monitoring, evaluasi, review & pengkondisian thd tgs pelayanan di bid operasional;
Turut membantu pelayanan sec aktif atas tugas harian setiap unit yg berada di bawah tanggung jwbnya;
Membrikan saran & pendpt thd direksi terkait dg tgs sehari-hari, termasuk megusulkan produk-produk yg diperlukan nasabah;
Memelihara & membina hub baik baik dg nasabah maupun intern antar unit;
Meningkatkan mutu pengetahuan + ketrampilan;
Melaksanakan tugas 2 lain dr direksi sepanjang sesuai dg ruang lingkup + fungsi sbg kepala bid operasional;
6.Bidang Umum
a)Sbg staf bank yg bertugas membantu penyediaan sarana kebutuhan karyawan/perusahaan agar dpt menjalankan tugsnya dg baik;
b)Tugas Pokok :
menginventarisasikan kebutuhan 2 karyawan/perusahaan, kemudian menyediakannya sepanjang sesuai dg ketentuan;
Melakukan pengadaan, pembukuan, & melakukan penyusutan atas setiap harta/inventaris kantor, serta pengendalian biaya;
Memelihara/menjaga harta inventaris kantor agar tetap baik, & bertanggung jwb atas keamanannya;
Memeriksa kondisi harta inventaris kantor & melaporkannya ke direksi bila ada masalah;
Memberikan saran, pendapat, opini thd setiap masalah yg muncul;
Membina + memelihara hub baik serta turut serta memotivasi seluruh karyawan agar melakukan tgsnya dg baik;
Menginventarisasi persoalan yang muncul dlm hal kepegawaian serta mengusulkan masukan cara pemecahannya;
Menyiapkan + melakukan pembayaran gaji karyawan sesuai dg ketentuan direksi;
Menjaga sifat kerahasiaan/contidensia hal 2 yg menyangkut kepegawaian, spt gaji dll;
Memberikan informasi ttg hak + kwajiban karyawan sesuai dg ketentuan direksi;
Berkwajiban meningkatkan pengetahuan + ketrampilan baik sec individual maupun menyiapkan program pendidikanbagi karyawan;
Melaksanakan tugas lain sesai dg manajemen sepanjang sesuai dg jobnya sbg staf + personalia;
7.Bidang Pengawasan
Merup penegasan managerial yg ditangani direksi, agar perusahaan dpt berjalan sesuai dg ketentuan + mencapai keberhasilan yg optimal;
Ada juga pengawasan pembiayaan :merup pengawasan fungsional;
Tugas pokok : mengawasi seluruh kegiatan BS agar dpt berjalan lancar shg dpt mencapai keberhasilan yg optimal;
Tugas Khusus :
Menangani sec spesifik operasional BS, meliputi :
a.Mobilisasi dana/Funding
Bertugas mengumpulkan dana masyarakat sesuai dg funding yg ditentukan (saham, deposito mudlorobah, tabungan mudlorobah, titipan wadi’ah yad dlomanah, ZIS);
Utk mencapai hasil yg optimal : perlu membuat rencana + target yg ingin dicapai;
b.Account Officer (A/O) /Pembina Pembiayaan
Bertugas memproses calon debitur/permohonan pembiayaan;
Membina debitur agar memenuhi kesanggupannya dlm mengembalikan pinjamannya, menyelesaikan masalah yg mungkin terjadi;
Perlu penanggulangan kemungkinan terjadinya masalah;

c.Bagian Support Pembiayaan
Bersama A/O mengadakan penilaian permohonan pembiayaan shg memenuhi persyaratan + kriteria;
Bertugas memproses pembiayaan dr segi kevaliditasannya (kebenaran lampiran, penggunaan pembiayaan, taksasi jaminan, keabsahan jaminan + keabsahan yg lainnya);
Perlu upaya preventif thd kemungkinan terjadinya masalah;
d.Bagian Administrasi Pembiayaan
Bertugas menangani administasi pembiayan, setelah calon debitur diproses oleh A/O & bag support pembiayaan;
e.Bag pengawasan pembiayaan
Bertugas memantau, dg jalan : membuat surat peringatan kpd debitur, penagihan 2, serta mengadministrasikan jaminan ataupun mengurus file debitur;
f.Service assistance (S/A)
Bertugas memberi informasi dlm hal operasinal kantor BS;
Mengadministrasikan nasabah funding yg baru.
g.Kas + Teller
Melakukan job yg terkait dg penerimaan + penarikan p’bayaran uang
Mengatur + memelihara saldo/posisi uang kas yg ada;
Melakukan pekerjaan lain yg sesuai dg ketentuan/policy pekerjaan;
h.Bagian jasa nasabah
Melakukan pencatatan transaksi pembayaran nasabah (funding);
Melakukan penjurnalan.
i.Bagian pembukuan
Membuat neraca + daftar laba/rugi;
Membuat progres report ke BI & tugas lain yg sesuai dg tugas perusahaan;
j.Sekretariat
Mengelola surat menyurat & dokumet
k.Personalia
Mengurusi kepegawaian (kesejahteraan karyawan (gaji + tunjangan), kenaikan pangkat, pendidikan + latihan, urusan kesejahteraan yg lainnya);
l.Perlengkapan
Mempersiapkan sarana + perlengkapan kantor;
m.Perlengkapan & Urusan Kantor
Mengamankan + memelihara kekayaan kantor serta urusan kantor lainnya;
n.Bagian Pengawasan Personalia
Mengawasi karyawan + melaporkannya kpd direksi;
Tugas 2 pokok :
1.Menyelenggarakan daftar hadir;
2.Membuat + menyelenggarakan kartu pegawai utk karyawan;
3.Menyelenggarakan penilaian karyawan;
o.Bagian Pengawasan Marketing
1. berfungsi mengawasi bid marketing, + melaporkannya kpd direksi;
2. Tugas 2 pokok :
Menyelenggarakan register calon debitur + kreditur;
Pencatatan thd kasus yg muncul di bag marketing;
Sec pereodik memberikan laporan kpd direksi;
p.Bagian Pengawasan Operasional
1.Mengawasi kegiatan di bid operasional + melaporkannya kpd direksi :
2.Tugas 2 pokok :
Pencatatan thd kasus 2 yg terjadi di bid operasional kantor;
Sec pereodik, membrikan laporan kpd direksi;
Memberikan masukan, opini,/pendpt ttg pemecahan suatu masalah.
q.Bagian Pengawasan Umum
1.Mengawasi kegiatan bid umum (spt perlengkapan, keamanan, urusan kantor);
2.Tugas 2 pokok :
Pencatatan thd kasus yg terjadi di bid umum;
Sec pereodik melaporkan kpd direksil
r.Bagian Pembukuan/akuntansi

Kegiatan Operasional Bank syariah
a)Bidang Marketing
1)Langkah awal : (a) membuat rencana/target baik terkait produk funding/financing; (b) target hrs disesuaikan dg rencana kerja yg dibuat direksi.
2)Kegiatan operasional :
Pemasaran produk : melalui berbagai jenis media (elektronik, cetak, pertemua 2, pengajian, khutbah, dll);
Kegiatan funding officer dlm mobilisasi dana, hasil :
Funding : saham, deposito, mudlorobah, tab mudlorobah, wadiah yad dlamanah/ ZIS;
Sesudah diadministrasikan oleh FO, funding yg baru diserahkan kpd SA + bagian jasa nasabah; sdg funding langsung diserahkan ke teller/kasir;
Hasil pembiayaan diserahkan ke A/O utk diproses;
3)Operasionalisasi Account Officer/Pembina Pembiayaan :
Membuat struktur + alokasi dana dr dana mobilisasiutk memebuhi permohonan pembiayaan yg masuk;
Memproses calon debitur yg masuk;
Membina debitur agar lancar dlm mengembalikan pembiayaan, serta menekan risiko dr pembiayaan;
4)Operasionaalisasi bagian support pembiayaan :
Memproses calon debitur dr segi keabsahan + taksasi jaminan;
Mengatasi persoalan debitur yg mungkin terjadi;
5)Operasionalisasi bagian administrasi :
Menyiapkan surat persetujuan pembiayaan;
Menyiapkan aqad pembiayaan + pengikatan jaminan;
Menyiapkan slip 2 pencairan pembiayaan;
Menyiapkan kartu angsuran utk debitur;
Menyiapkan kartu pembiayaan utk bank;
Menyiapkan slip 2 pembayaran kembali, angsuran/pelunasan;
Membuat file debitur;
Pengamanan jaminan;
Mambuat tabel rencana pembayaran;
Membuat aktualisasi pembayaran;
6)Operasionalisasi bagian pengawasan pembiayaan :
Membuat register calon debitur;
Membuat register debitur;
Membuat daftar rencana angsuran/pembayaran debitur;
Membuat surat peringatan;
Pemecahan masalah debitur;
Eksekusi jaminan.
b)Bidang Operasional
1.Service Operasional :
Informasi kegiatan bank syariah (bid marketing + operasional);
Pencatatan nasabah funding baru;
2.Teller /kasir :
Transaksi keuangan tunai : setoran + pembayaran;
Laporan kas harian;
3.Jasa nasabah :
Pembuatan kartu tabungan;
Pembuuatan register deposito;
Jurnal funding;
Penghitungan bagi hasil funding + tab mudlorobah;
Bonus tabungan yad dlomanah;
4.Bagian Tata buku :
Pembukuan trnsaksi fisik pd kasir/teller;
Pembukuan transaksi rekening bank;
Pembuatan neraca + daftar rugi/laba harian;
Pembuatan neraca + daftar rugi/laba bulanan;
Laporan ke BI.
c)Bidang Umum
1)Sekretariat :
Surat menyurat;
Asip/dokumen;
2)Perlengkapan :
Inventarisasi kebutuhan;
Belanja brg investasi + biaya;
Urusan inventaris + penyusutannya;
3)Personalia :
Daftar hadir karyawan, surat ijin + surat tugas;
Gaji karyawan + jaminan sosial;
Penyelenggaraan kartu pegawai + data pegawai;
Kenaikan gaji + pangkat;
Pendidikan + pembinaan karyawan;
4)Urusan rumah tangga kantor :
Scurity + tata tertin kantor;
Pemeliharaan kantor, pemeliharaan inventaris kantor, perlengkapan kantor;
d)Bidang Pengawasan
1.Pengawasan Marketing :
Pengawasan dlm prinsip syariah;
Pengawasan prosedural;
Publik opini (masukan dlm pemecahan masalah);
2.Pengawasan Personil :
Pengawasan dlm + di luar dinas :
1)Pengamalan agama;
2)Kedisiplinan;
3)Ketrampilan kerja;
4)Kreatifitas;
5)Kerja sama;
Penilaian sec pereodik
3.Pengawasan umum :
Pengawasan kekayaan/inventaris;
Pengawasan perlengkapan/biaya kantor;
Pengawasan akuntansi;


THE END…….!!!

0 komentar:

Poskan Komentar

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More